Friday, 20 November 2015

Susi Tolak Usulan Pengusaha Buka Izin Kapal Tangkap Untuk Asing

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto mengusulkan agar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali membuka izin bagi kapal tangkap asing untuk beroperasi dan menangkap ikan di Indonesia.

Hal tersebut langsung ditolak mentah-mentah oleh Susi. Menurutnya, tak ada alasan lagi bagi Indonesia untuk mengizinkan kapal asing menangkap ikan di Perairan Indonesia.

"Saya ingin menanggapi berita dari kadin yang diwakili oleh Yugi Prayanto. Dia bicara, biar saja perikanan tangkap untuk asing dibuka kembali, tinggal kita kawal sahamnya. Saya katakan dengan tegas, tidak ada lagi izin untuk kapal asing," tegas Susi di Rumah Dinasnya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Susi pun menolak argumen yang disampaikan Yugi yang mengatakan bahwa nelayan Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan perusahaan-perusahaan pengolahan ikan nasional dan khawatir bila asing tak diberi kesempatan untuk menangkap ikan. Maka perusahaan pengolahan ikan di dalam negeri akan kekurangan pasokan.

"Dia bilang penutupan izin kapal ikan asing akan menyebabkan perusahaan pengolahan ikan kita kekurangan pasokan. Saya bilang itu bohong.‎ Ikan kita banyak," tegas susi geram.

Buktinya kata Susi, sektor perikanan Indonesia bisa tumbuh hingga 8,4% setelah kebijakan moratorium izin kapal tangkap untuk asing diberlakukan. Bukti lain, adalah hasil tangkapan nelayan Indonesia naik 40% dari 6 juta ton per tahun menjadi 10 juta ton per tahun.

"Padahal itu nelayan belum diberdayakan. Itu mereka masih pakai alat tangkap tardisional. Alat pancing seperti biasa. Jaring biasa. Tahun ini akan mulai kita berdayakan, hasilnya akan lebih tinggi lagi. Yang begitu kok katanya butuh kapal asing. Saya katakan tegas, tidak ada kapal asing," pungkas Susi.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan, Yugi Prayanto menyatakan dukungannya atas usulan Susi tersebut. Bagi pengusaha lokal, tak masalah bila investor asing masuk ke sektor pengolahan ikan.

Tetapi, Yugi menolak usulan Susi yang ingin menutup rapat sektor perikanan tangkap untuk asing. Sebab, penutupan usaha perikanan tangkap untuk asing akan membuat industri-industri pengolahan ikan di Indonesia kekurangan ikan untuk bahan baku. Kapal-kapal nelayan lokal belum bisa memenuhi pasokan untuk industri pengolahan ikan.

Dia mengusulkan agar perikanan tangkap tetap terbuka untuk asing, tetapi kepemilikannya dibatasi.

"Biar saja perikanan tangkap terbuka untuk asing, tapi kita kawal mayoritas sahamnya harus milik orang Indonesia. Kapalnya dari mereka nggak apa-apa‎," paparnya.

Hanya Negara Terbelakang Yang Izinkan Asing Tangkap Ikan

TNI AL akan menenggelamkan sebuah kapal ikan asing berbendera Malaysia di perairan Kuala Langsa, Kota Langsa, Provinsi Aceh.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan secara konsisten menerapkan larangan bagi kapal asing untuk menangkap ikan di Perairan Indonesia. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pun menegaskan, tak akan lagi memberikan izin kapal tangkap untuk asing.

Susi punya alasan sendiri mengapa begitu berkeras hati menerapkan aturan tersebut.‎ "Hanya negara yang masih terbelakang yang memberikan izin tangkap ikan ke asing. Kalau negara mampu tidak boleh," tegas Susi di Rumah Dinasnya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Susi pun tidak ingin, buah kerja keras pemerintah yang kini mulai dinikmati para nelayan berupa melimpahnya ketersediaan ikan di laut sejak diterapkan larangan ini, menghilang hanya karena dirinya kembali memberikan izin kepada kapal asing untuk menangkap ikan di perairan Indonesia.

"Kita tidak mungkin ambil kesejahteraan nelayan Indonesia yang sudah dirasakan 1 tahun ini," tegas Susi.

Menurutnya, bila nelayan Indonesia dianggap kurang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan pasokan ikan perusahaan pengolahan ikan, justru adalah tugas pengusaha yang lebih memiliki modal untuk membuat nelayan tersebut lebih berdaya.

"Bukan justru memberikan kesempatan asing untuk tangkap ikan lagi di Indonesia," tutur Susi.

Menurutnya, tanpa pemberdayaan saja saat ini nelayan Indonesia sudah bisa memberikan sumbangan pertumbuhan sektor perikanan hingga 8,4% lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya di kisaran 4%.

Dengan pemberdayaan seperti bantuan peralatan, perlengkapan memancing hingga infrastruktur penyimpnan, maka prestasi nelayan Indonesia akan lebih cemerlang lagi.

"Menangkap ikan itu di mana-mana sama. Pakai pancing, pakai jaring. Bedanya paling hanya penyimpanannya saja. Kalau pengusaha mau kasih dukungan bikin dong infrastruktur, cold storage, filet dan lainnya. Masa urusan tangkap ikan saja harus asing," pungkas dia.

Illegal Fishing Jadi Kejahatan Internasional, Ini Untungnya Bagi RI

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengusulkan ke International Criminal Police Organization (Interpol) agar illegal fishing menjadi kejahatan internasional.

Ada sejumlah manfaat yang bisa diperoleh oleh negara-negara anggota Interpol, termasuk Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan wilayah laut terluas di dunia.

"Nama kapal yang bikin kejahatan di Indonesia, saya tinggal setor namanya ke Interpol. Mereka akan jadi penjahat dunia," kata Susi di Rumah Dinasnya, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Susi mencontohkan, seperti kapal-kapal asing yang 'meloloskan diri' dan kabur ke luar Indonesia, seperti Hai Fa dan Silver Sea dapat diburu oleh Interpol. Sehingga menurut Susi, tidak ada ruang lagi bagi kapal-kapal asing maling ikan itu untuk melarikan diri lagi setelah berbuat kejahatan di Indonesia.

Selama ini, Indonesia sulit menindak kapal-kapal asing yang melarikan diri ke luar negeri. Hal ini dikarenakan ada batas hukum negara lain yang tidak bisa dilanggar, bila kapal yang bersangkutan sudah berada di luar wilayah hukum Indonesia.

Bila usulan ini disetujui, maka kendala wilayah hukum tadi tidak akan lagi menjadi masalah. "Interpol akan buru dia sampai dapat, mau lari ke negara manapun," tegas dia,

Sistem kerja Interpol kata Susi, akan memberikan data-data keberadaan kapal memanfaatkan satelit yang dimiliki negara-negara anggota Interpol. Kapal yang masuk daftar pencarian akan diburu hingga tertangkap oleh Interpol

Kapal yang 'buron' yang tertangkap akan diadili di negara tempat kapal itu ditangkap. "Misalnya ditangkap di Inggris, ya diadili di Inggris. Tertangkap di Afrika, diadilinya di Afrika. Jadi tidak dibawa pulang ke Indonesia," jelas Susi.

Meski demikian tak perlu khawatir kapal tersebut akan kabur lagi. Karena Indonesia tetap bisa menyampaikan tuntutannya meski proses peradilan dilakukan di luar negeri.

"Kalau kita punya tuntutan apa yang belum selesai, itu bisa dititipkan ke pengadilan yang mengadili mereka.‎ Seperti Hai Fa, kita sedang menyiapkan novum (fakta hukum) baru untuk menuntut Hai Fa. Kita akan buat tuntutan baru," pungkas Susi.

Alasan Susi menyampaikan usulan tersebut, karena ia berpendapat kejahatan perikanan seperti penangkapan ikan ilegal umumnya melibatkan kapal-kapal besar untuk mengangkut ikan hasil tangkapan.

Hal ini sering dimanfaatkan juga untuk berbagai kejahatan lain seperti penyelundupan hewan dilindungi hingga perdagangan manusia antar negara. Sehingga menurutnya, tak berlebihan bila kejahatan perikanan dikategaorikan sebagai kejahatan internasional. (dna/rrd)

detik 

Pembelian ShinMaywa US-2 Bisa Gagalkan Pembelian Su-35

Komisi I DPR RI menilai Indonesia memang membutuhkan pesawat amfibi untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI. Namun, pengadaan pesawat tersebut belum akan direalisasikan dalam waktu dekat.

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menerangkan, TNI dan Kementerian Pertahanan belum berencana membeli pesawat tersebut tahun depan. Menurut Mahfudz, anggaran tak tersedia. “Kalau bicara prioritas kebutuhan, itu prioritas. Tapi kalau melihat anggaran belum tercover,” kata Mahfudz di Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2015).

Pengadaan pesawat ini disebut jadi salah satu proyek yang dicaloi Ketua DPR Setya Novanto. Media Japan Times menyebutkan Setya melobi Jepang untuk membeli pesawat amfibi US-2.

Inisiatif dari Setya itu disampaikan langsung Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, pada 12 November 2015. Suga menyebutkan, Setya melontarkan keinginan untuk membeli pesawat tersebut langsung kepada Perdana Menteri Shinzo Abe.

Upaya lobi ini melengkapi polemik yang tengah menjerat Setya. Di dalam negeri, Setya kini ramai dibicarakan lantaran diduga meminta jatah saham kepada PT Freeport Indonesia. Permintaan itu bahkan mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden dan dibuka Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral Sudirman Said.


Mahfudz pun tak menampik, jika Jepang adalah satu di antara negara yang mengembangkan pesawat amfibi US-2. Namun sejauh ini, kata Mahfudz, pemerintah hanya akan membeli pesawat Shukoi SU-35 untuk melengkapi alutsista TNI. Bukan membeli pesawat amfibi. “Kita perlu memperkuat skuadron kita yang lain dan kita akan melengkapi yang sudah ada, termasuk kapal selam,” pungkas dia.
metrotv

Gila! Sudah Seabad, Kapal Kommuna Masih Aktif di Armada Laut Rusia

Kapal Kommuna yang sudah 100 tahun melayani militer.

Kapal apa yang paling tua dalam layanan militer di dunia saat ini? Jawabnya adalah Kommuna. Kapal penyelamat kapal selam ini telah 100 tahun aktif melayani Angkatan Laut Rusia dan saat ini bergabung di Armada Laut Hitam.

Diluncurkan sebagai penyelamat kapal selam pada tahun 1915 yang berarti pra-Revolusi Bolshevik. Meskipun kapal ini terlihat kuno, kasar dan kaku dari luar, interiornya adalah mesin waktu yang akan membawa Anda kembali ke realitas kehidupan angkatan laut dan teknologi awal 1900-an. Jembatannya terbuat ari kayu kayu, baja dan komponen analog kuningan dan.

Kapal tua ini sangat dihormati. Dia dilengkapi dengan sistem deep diving canggih untuk pencarian kapal selam dan penyelamatan awak kapal selam di ribuan meter di bawah permukaan air.
Awalnya ditetapkan di St Petersberg dengan nama Volkhov dan ditugaskan pada tahun 1915, catamaran sepanjang 315 itu berganti nama 1922 untuk mencerminkan etos politik baru Soviet Rusia. Dia bertugas di Armada Baltik selama beberapa dekade di mana ia mendukung kapal selam, mampu membawa 50 ton bahan bakar, sekitar selusin torpedo cadangan dan sekitar 50-60 kapal selam. Dia juga menyelamatkan kapal selam yang tenggelam, kapal dan pesawat terbang.

Kommuna dipindahkan ke Leningrad untuk selama Perang Dunia II di mana ia mengalami berkali-kali kerusakan akibat pemboman dan selamat melalui tiga tahun pengepungan panjang. Dia terus aktif di sepanjang perang, mencabut tank dan kendaraan dari kapal pasokan dan mengangkat puluhan kapal selam rusak dan kapal. Setelah perang, awak kapal itu mendapat berbagai penghargaan perang .
Ambil Bangkai Su-24 Fencer
Setelah kembali dari perbaikan pada 1950-an, ia terus mengambil bangkai kapal dari dasar laut hingga pertengahan 1960-an. Kommuna dipindahkan ke Armada Laut Hitam pada tahun 1967 dia sekali lagi membawa kapal selam. Pada tahun 1974, Jenis AS-6 Poisk-2 submersible mencapai kedalaman rekor 6.647 meter. Beberapa tahun kemudian ia digunakan untuk menemukan kembali Su-24 Fencer yang jatuh ke Laut Hitam dan tenggelam di kedalaman lebih dari 5.500 meter. 

Selama tahun 1980-an Kommuna akan diserahkan kepada Russian Academy of Sciences bergengsi untuk digunakan sebagai kapal eksplorasi dalam air, tapi untuk beberapa alasan hal itu tidak pernah dilakukan, mungkin karena kurangnya dana. Tetapi barang  bersejarah itu tidak mungkin dibiarkan jadi rongsokan hingga kemudian diperbaiki dan ditingkatkan. Bertahun-tahun kemudian itu sepenuhnya pulih dan dimasukkan kembali ke layanan untuk digunakan sebagai penyelamatan kapal selam dan penyelamatan kapal untuk Armada Laut Hitam.

Hari ini ia memiliki baru Inggris yang dibangun submersible, Pantera Plus, dan masih berfungsi sebagai bagian integral dan sangat bersejarah bangkit Armada Laut Hitam, yang berkantor pusat di Crimea ujung selatan barat, di Sevastopol. Ketika Rusia mengakuisi Crimea 2014 lalu dan dengan besar rencana Moskow untuk membangun kembali Armada Laut Hitam, termasuk kekuatan kapal selam, Kommuna mungkin sangat baik melayani lagi hingga masuk era abad keduanya dan mempertahankan gelar sebagai tertua aktif kapal angkatan laut di dunia.

Sumber: Foxtrot Alpha

Iblis Raksasa Lahir di Medan Perang Vietnam

Ketika hari-hari awal perang Vietnam, AS mengembangkan pesawat serangan khusus untuk menghentikan aliran pasukan dan perlengakapan musuh. Pesawat Gunship ini lahir dari konversi pesawat kargo menjadi senjata udara yang kuat dipersenjatai dengan senjata besar serta didasarkan pada konsep serangan ke segala arah.

Senjata yang dipasang di sisi kiri pesawat bisa menyerang secara melingkar, mencapai akurasi yang baik dalam pemberondongan target dengan menggunakan senjata kecepatan tinggi kaliber minimal 0,30.

Dua jenis pertama tempur yang dikembangkan oleh AS adalah Douglas C-47 Skytrain dan Fairchild C-119 Terbang Boxcar. Tapi lompatan akhir dibuat mengandalkan ukuran, kecepatan Lockheed C-130 Hercules yang dikenal di dunia tempur sebagai AC-130 Spectre.


AC-130A pertama dikerahkan ke Vietnam pada tahun 1968. Pesawat ini dipersenjatai dengan dua meriam 20 mm dan 40 mm. Saat menggelar misi bersama mereka didampingi dua F-4, yang memiliki tugas untuk menyerang dan menghancurkan dengan bom curah musuh AAA (Anti Pesawat Artileri).

Selama misi pertama mereka mampu meraih kemenangan udara ketika pada 8 Mei 1969 AC-130 menembak jatuh sebuah helikopter musuh, seperti yang diceritakan oleh Wayne Mutza dalam buku Gunships The Story of Spooky, Shadow, Stinger and Spectre.

AC-130 terbaik dan banyak digunakan dari Oktober 1969 sampai April 1970, yang disebut musim kemarau, di mana NVA (Tentara Vietnam Utara) dengan menggunakan truk mengangkut pasokan amunisi dengan menggunakan Trail Ho Chi Minh.

Kru Spectres yang memang memiliki tugas memburu truk mampu menghancurkan dan merusak 25 dari kelompok yang mengangkut amunisi tersebut.


Pada musim kemarau 1969-1970, NVA memindah 68.000 ton senjata di Trail, 47.000 ton di antaranya dihancurkan oleh AC-130. Tahun 1970-1971 menjadi tahun yang sibuk karena tentara Amerika dan Vietnam Selatan mulai bergerak ke Laos. Jumlah AC-130 meningkat dari 12 sampai 18 Selama periode ini pesawat tersebut menghancurkan lebih dari 25 truk per malam. Pada akhir tahun 1971, setelah NVA meningkatkan jumlah kendaraan lapis baja dan senjata di sepanjang Trail, AS mengerahkan contoh pertama dari AC-130E.

Sebagaimana dijelaskan secara rinci oleh Wayne Mutza dalam bukunya, model Spectre baru dipersenjatai dengan senapan lebih kuat baru yakni M102 Howitzer 105 mm yang menggantikan salah satu meriam Bofors pada sisi kiri tempur tersebut.


Selama penyebaran Vietnam pertama howitzer-mount single AC-130E menghancurkan 75 truk dan merusak 92 orang dengan 105, dan menghancurkan 27 kendaraan dan merusak 24 orang dengan 40 mm kebakaran di 32 misi.


Sumber: theaviationist

Thursday, 19 November 2015

Indonesia Urutan 33 Negara Sarang Teror

Indeks Terorisme Global merunut daftar negara-negara sarang teror yang paling sering menjadi korban . Kebanyakan berada di Arab, Asia Selatan dan Afrika. Sementara posisi Indonesia membaik, walau berada di urutan ke-33. Berikut daftar negara sarang teror :

1. Irak

Sebanyak 3370 serangan teror terjadi di Irak selama tahun 2014. Hampir 10.000 orang tewas dan 15.000 lainnya luka-luka. Serangan teror terbesar dilancarkan Islamic State saat menyerbu penjara di Badush, 10 Juni tahun lalu. Mereka membebaskan tawanan Sunni dan membunuh 670 narapidana Syiah. Irak menempati urutan utama negara sarang teror.

2. Afghanistan

Sedikitnya 4500 korban jiwa dan 4700 luka-luka tercatat akibat 1591 serangan teror yang terjadi di Afghanistan tahun lalu. Setahun setelah pencabutan pasukan perdamaian internasional, hindukush masih berada di bawah bayang-bayang Taliban. Kelompok teror itu berulangkali dilaporkan melancarkan serangan kilat di provinsi Kundus yang memakan korban jiwa dari warga sipil.

3. Nigeria

Boko Haram tidak perlu banyak melancarkan serangan teror buat menghasilkan sebanyak mungkin korban. Dari 662 serangan, kelompok teror pimpinan Abu Bakar Shekau itu membunuh 7512 orang dan melukai 22.000 lainnya. Boko Haram pun menurut studi Vision of Humanity lebih getol membidik warga sipil dengan 77% korbannya berasal dari kelompok non militer tak bersenjata.

4. Pakistan

Sebanyak 1821 insiden beraroma teror tercatat terjadi di Pakistan selama 2014. Geliat teror di negara bermayoritas mulsim itu menelan sedikitnya 1760 korban jiwa dan melukai 2836 lain. Ada banyak kelompok teror yang beroperasi di Pakistan. Tapi kelompok Tehrik-i-Taliban (TTP) adalah yang paling ganas. Desember 2014 silam mereka menyerbu sebuah sekolah di Peshawar dan membunuh 132 murid sekolah.

5. Suriah

Tidak mudah membedakan korban serangan teror dengan korban perang di negeri yang remuk oleh konflik seperti Suriah. Menurut Vision of Humanity, 2014 silam Suriah mencatat 1698 korban jiwa dari 232 insiden berbau teror. Islamic State adalah kelompok teror terbesar dengan jumlah korban jiwa 615 orang. Sementara Front Al Nusra berada di tempat kedua dengan 461 korban jiwa.

6. India

India seakan berada di luar radar teroris sejak serangan mematikan di Mumbai 2008 silam. Tapi nyatanya Vision of Humanity mencatat 763 insiden yang menelan 416 korban jiwa selama 2014. Terorisme di India kebanyakan digalang oleh kelompok Komunis, Islamis atau separatis. Serangan terbesar tahun lalu dilancarkan oleh kelompok Maoist yang menyerang iring-iringan polisi dan membunuh 22 aparat keamanan.

7. Yaman

Sebanyak 512 serangan teror menewaskan sekitar 654 orang selama 2014 di Yaman. Kelompok Al-Qaida dan pemberontak Houthi adalah dua kekuatan terbesar. Al-Qaida adalah satu-satunya kelompok di Yaman yang menggunakan taktik bom bunuh diri. Yang terparah adalah ketika kelompok tersebut menyerang perayaan tahun baru di wilayah yang dikuasai Houthi dan membunuh 50 warga sipil.

8. Somalia

Tahun lalu Somalia mencatat tahun paling berdarah dalam perang melawan terorisme: sebanyak 800 korban jiwa dari 469 insiden. Laskar Al-Shabbab adalah kelompok terbesar yang merongrong keamanan di negeri tanduk Afrika itu. Berkekuatan sebanyak 9000 gerilayawan, Al-Shabbab yang berafiliasi dengan Al-Qaida itu sering mengandalkan serangan bom untuk menyebar teror.

9. Libya

Libya mencatat lonjakan tajam sebesar 225% tahun 2014 dalam jumlah korban serangan teror. Tercatat negeri di utara Afrika itu mengalami 554 serangan yang menelan 429 korban jiwa. Ada banyak kelompok teror yang beroperasi di Libya, salah satunya adalah Islamic State.

10. Thailand

Sebanyak 366 insiden berbau teror terjadi selama 2014 di Thailand dan menelan 156 korban jiwa. Gejolak terutama terjadi di wilayah selatan, di mana kelompok minoritas muslim Melayu berperang melawan pasukan pemerintah. Sekitar 60% serangan teror di Thailand berupa ledakan bom.

33. Indonesia

Posisi Indonesia banyak membaik, meski belum keluar dari jangkauan terorisme global. Sebanyak 27 insiden tercatat selama tahun 2014 dengan jumlah korban jiwa 12 orang. Jemaah Islamiyah merupakan kelompok terbesar. Belakangan Islamic State juga mulai menunjukkan geliarnya di tanah air.

[Dunia] Nuklir India dan Ancaman Maut di Asia

Program senjata nuklir India adalah landasan strategi keamanan New Delhi untuk abad ke-21. Dalam beberapa tahun terakhir, India telah menunjukkan kesediaan untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk menjadi tenaga nuklir tingkat pertama.

Tetapi sesungguhnya program nuklir di India tidak berdiri dalam situasi tunggal. Nuklir negara ini sangat terkait dengan China dan Pakistan yang juga mengembangkan senjata yang sama. Persaingan nuklir yang dulunya ada di kubu Amerika dan Rusia telah bergeser ke Asia dan sangat berbahaya. Bagaimana sebenarnya program dan kekuatan nuklir India?

1. Sejarah Nuklir India

Karya India pada teknologi nuklir sudah dimulai bahkan sebelum mereka merdeka dari Inggris. Periode ketidakstabilan dan ketidakamanan mulai tahun 1960 menjadi alasan India mempercepat pembangunan program ini. Kekalahan India dalam Perang Sino-India menunjukkan kerentanan konvensional. Upaya AS untuk mengintimidasi New Delhi selama perang 1971 dengan Pakistan juga memainkan peran.

India meledakkan perangkat nuklir pertama pada tahun 1974, dalam demonstrasi nuklir “damai”. Menghasilkan antara 6 dan 15 kiloton, tes mengundang kecaman internasional yang luas.
Pengembangan nuklir India makin berkembang selama dua dekade berikutnya, dengan New Delhi mencapai situasi nyaman dengan masyarakat nuklir dunia untuk menjaga program dalam bayang-bayang. Pengembangan rudal balistik terus berkembang bersama program nuklir.

Situasi ini rusak Mei 1998, ketika India menguji lima perangkat (empat fisi, dan satu perangkat termonuklir yang kemungkinan gagal). Didorong oleh politik domestik dan hubungan yang memburuk dengan Pakistan, hubungan tegang India dengan Amerika Serikat, dan dengan masyarakat non-proliferasi internasional. Namun, mereka tidak menunjukkan komitmen India untuk profil pertahanan nuklir di masa depan, dan menegaskan kemajuan India dengan desain senjata selama dua dekade sebelumnya.

2. Berapa Banyak Nuklir India?

Menurut Arms Control Association, India kemungkinan memiliki sekitar 100 senjata nuklir, sebagian besar dari berbagai fisi hasil yang rendah. Namun, laporan menunjukkan bahwa India telah meningkatkan produksi bahan fisil, dalam hubungannya dengan program kapal selam nuklirnya. Hal ini bisa memberikan India kemampuan untuk menghasilkan lebih banyak dan lebih besar senjata dalam waktu yang relatif singkat. India rencana untuk membangun empat kapal selam rudal balistik (masing-masing membawa dua belas rudal) hampir pasti menunjukkan niat untuk memperluas dengan nuklir.

3. Sistem Peluncuran

India telah lama dipertahankan 2 dari triad nuklir, dengan pesawat pembawa senjata nuklir dan rudal balistik. Beberapa jenis pesawat tempur bomber India dapat memberikan senjata nuklir dari udara, dan kemampuan akan meningkat dengan akuisi baik dari Rafale, Su-30MMK, atau PAK-FA.

Dengan keluarga senjata Prithvi dan Agni, India memiliki sejumlah rudal balistik pendek dan menengah yang dapat membawa senjata nuklir.

Unsur terbaru dari senjata nuklir India adalah INS Arihant, rudal kapal selam balistik nuklir sedang menjalani uji. Kapal selam nuklir pertama India dalam negeri dibangun, Arihant adalah yang pertama dari yang diharapkan empat SSBN, akan membawa dua belas rudal Sararika, mulai dari 500-1000 mil tergantung pada payload. Sementara kecanggihan kapal selam tetap masih dalam pertanyaan, baik Pakistan maupun China memiliki kemampuan masuk akal untuk melawan kapal selam ini.

4. Tujuan Strategis

India menghadapi dua ancaman nuklir dalam waktu dekat. Melawan Pakistan, India memiliki keunggulan konvensional besar, tetapi telah berjuang untuk memenuhi tantangan yang tidak teratur. Sebaliknya, sebagian besar analis percaya bahwa China terus memiliki keuntungan militer yang signifikan di India, meskipun posisi India di sepanjang China rute pasokan energi primer ameliorates masalah ini.

Hal ini menempatkan India di posisi yang tidak biasa dan perlu untuk mencegah musuh nuklir lebih kuat, sementara mengintimidasi lawan yang lebih lemah. Keputusan jelas Pakistan untuk maju dengan program akuisisi senjata nuklir utama, bersama dengan komitmen jangka panjang untuk menggunakan kelompok garis keras untuk mengacaukan wilayah perbatasan, membuat sulit bagi India untuk merumuskan respon meyakinkan. Karena stabilitas-instabilitas paradoks, paritas nuklir manfaat Pakistan, yang memungkinkan negara yang lebih kecil untuk melakukan gerakan berisiko tanpa takut eskalasi. Pada saat yang sama, bagaimanapun, program nuklir India yang lebih besar bisa dikenakan reaksi dari Cina, yang telah lama puas dengan jera arsenal moderat.

India tidak saat ini membayangkan konflik serius baik dengan Rusia maupun Amerika Serikat, kemampuan senjata nuklir secara efektif menjamin India melawan kekuatan intervensi besar di wilayahnya. Kontribusi senjata nuklir untuk prestise nasional mungkin memuda, meskipun ini penting untuk India pada titik-titik awal program.

5. Masa Depan

Pakistan tampaknya telah bertekad untuk mengandalkan senjata nuklir dalam pertahanan eksternal, pasukan militer konvensional untuk integritas internal dan kelompok teror jihad untuk mengejar kebijakan keamanan asing. Jika Pakistan terus membangun kekuatan nuklirnya, India akan menjawab, dan sebagai jawaban India membawa persenjataan New Delhi dalam jangkauan China, Beijing dapat menanggapi dengan penumpukan sendiri.
Inilah yang eskalasi India mungkin terlihat seperti:
  • Rudal balistik dengan rentang lebih panjang, kemampuan MIRV, dan potensi bermanuver masuk kembali.
  • SSBN dengan rudal jarak panjang, efektif dari jangkauan baik sistem anti-kapal selam Cina atau Pakistan.
  • Senjata termonuklir Yield tinggi, membutuhkan pengujian tambahan. India juga akan berusaha untuk mengembangkan atau memperoleh pesawat siluman yang dapat menembus wilayah udara baik China atau Pakistan.
Sementara hubungan nuklir strategis antara Amerika Serikat dan Rusia masih dalam situasi stabil, triad China-India-Pakistan jauh lebih cair, dan jauh lebih berbahaya. Persaingan nuklir asimetris antara Pakistan dan India dapat menghasilkan hubungan yang berpotensi lebih berbahaya antara India dan China. Mengingat paranoia kepemimpinan militer Pakistan, sulit untuk melihat sisi manapun menahan diri strategis unilateral. Pada saat yang sama, prospek untuk pengawasan senjata multilateral antara tiga kekuatan terlihat muram. (VIT)

Sumber: National Interest

5 Senjata Nuklir Rusia Yang Harus Ditakuti Amerika


Rusia modern bukanlah Uni Soviet. Sementara Uni Soviet sebagai salah satu negara pertama yang menganut kebijakan penggunaan senjata nuklir.  Rusia modern yang menjatuhkan pada bulan November 1993 mengatakan Moskow berhak untuk menggunakan senjata nuklirnya selama konflik apapun.

Namun senjata nuklir warisan Soviet sudah cukup kuno. Hingga akhir-akhir ini Rusia melakukan investasi besar-besaran untuk membuat kekuatan nuklirnya bangkit kembali dan sejajar dengan negara lain, khususnya Amerika.

Berikut adalah lima nuklir Rusia Systems berpikir senjata bukan hanya nuklir, tapi sistem yang memiliki “komponen nuklir” yang menimbulkan ancaman bagi Amerika Serikat.

1. Kapal Selam Rudal Balistik Kelas Borei

 Kapal Selam Nuklir Vladimir Monomakh

Kapal selam rudal balistik adalah bagian paling survivable dari penangkal nuklir suatu negara. Uni Soviet mempertahankan armada kelas Boomer Delta dan Typhoon, tetapi mereka sudah sangat tua dan perlu diganti. Penerus Delta dan Typhoon adalah Proyek 955 kapal selam nuklir Borei kelas baru.

Jauh lebih kecil dari besar Proyek 941 Akula- juga dikenal sebagai Typhoon, kapal selam baru ini masih lebih besar dari kelas Ohio Angkatan Laut AS. Kelas Borei mampu yang dapat membawa 16 Bulava kapal selam rudal balistik. Kapal selam ini juga dikenal cukup tenang dan memiliki hidrodinamika efisien.

Tiga kapal telah selesai, ada tiga lagi sedang dibangun-beberapa di antaranya merupakan turunan ditingkatkan bahwa beberapa laporan telah menyarankan membawa 20 rudal. Rusia berharap untuk membangun 10 Borei meski diragukan apakah mereka memiliki dana yang cukup.

2. Rudal Balistik Kapal Selam Bulava

 Rudal Bulava yang diluncurkan dari kapal selam kelas Borei

Kapal Selam kelas Borei akan tidak ada gunanya tanpa persenjataan nuklir yang harus mereka bawa. Kapal selam dipersenjatai dengan rudal RSM-56 Bulava berbahan bakar padat. Sementara Rusia memiliki banyak kesulitan mengembangkan senjata ini baik jumlah rudal atau mengalami kegagalan lain selama pengujian karena masalah kontrol kualitas. Sebagian besar masalah tersebut tampaknya telah dipecahkan, tetapi hanya waktu yang akan memberitahu pasti.

Di atas kertas, Bulava merupakan senjata yang sangat handal. Rudal seberat 37-ton memiliki jangkauan 6.200 mil laut dan dapat membawa sebanyak 10 150-kiloton hulu ledak nuklir.

3. Kapal Selam Proyek 855 Yasen


Kapal selam serangan kelas Yasen adalah bagian dari kapal selam serang generasi baru Rusia. Kapal pertama direncanakan masuk pada tahun 1993, tetapi baru 2011 teralisasi karena sulitnya Rusia mendapatkan anggaran. Meskipun demikian, Severodvinsk, kapal selam Yasen pertama  adalah mesin yang mengesankan. Begitu mengesankan bahwa kepala program pembangunan kapal selam Angkatan Laut AS memiliki model itu dibangun untuk kantornya.

“Kami akan menghadapi lawan tangguh potensial. Satu hanya untuk melihat Severodvinsk, versi Rusia dari [nuklir kapal selam rudal dipandu] (SSGN). Saya sangat terkesan dengan kapal ini bahwa saya telah Carderock membangun model dari data unclassified,” kata Laksamana. Dave Johnson, pejabat eksekutif Program Naval Sea Systems Command (PEO) untuk program kapal selam.
Rusia sedang membangun versi yang lebih baik dari Proyek 855 yang menggabungkan pelajaran sejak tahun 1993. Kelas Yasen yang tidak senjata nuklir strategis, namun mereka bisa dipersenjatai dengan rudal jelajah berujung nuklir.

4. Nuklir Taktis Arsenal Rusia


Sementara senjata nuklir taktis Rusia tidak sebesar apa yang Uni Soviet pernah dipertahankan, negara ini diyakini memiliki setidaknya 2.000 senjata nuklir taktis, tetapi bisa memiliki sebanyak 5.000 hulu ledak seperti ketika senjata non-dikerahkan diperhitungkan . Uni Soviet diyakini memiliki antara 15.000 dan 25.000 nuklir taktis.

Rusia menggunakan senjata nuklir taktis untuk mengimbangi kelemahan relatif konvensional kekuatan-tetapi tidak jelas persis berapa banyak dari jenis senjata yang mereka miliki. Perlu dicatat bahwa senjata nuklir taktis tidak tercakup oleh perjanjian pengurangan nuklir.

Ada sejumlah cara Rusia dapat memberikan hulu ledak nuklir taktis untuk target-satu metode tersebut mereka akan menjadi rudal balistik 9K720 Iskander. Senjata yang bisa dikerahkan ke tempat-tempat seperti Kaliningrad Oblast di pantai Baltik untuk menyerang  situs pertahanan rudal balistik AS di Polandia, misalnya.

5. ICBM RS-24 Yars

 RS-24 Yars

Rusia terus memodernisasi kekuatan strategis darat dalam beberapa tahun terakhir. RS-24 Yars-juga dikenal sebagai SS-27 Mod 2-adalah rudal balistik antarbenua terbaru Rusia. Hal ini dapat membawa sekitar empat hulu ledak independen dan dapat diluncurkan baik dari silo atau peluncur jalan-mobile.

Ada juga ICBM berat Rusia lain yang sedang dikembangkan disebut Sarmat, yang dirancang untuk mengatasi sistem pertahanan rudal balistik. Tidak banyak yang diketahui tentang senjata ini kecuali bahwa ia akan berbahan bakar cair dan membawa sebanyak 15 hulu ledak. Rudal ini akan menjadi pengganti rudal k era Perang Dingin SS-18 Satan (R-36M).

Sumber: Business Insider