Showing posts with label Militer. Show all posts
Showing posts with label Militer. Show all posts

Saturday, 21 November 2015

Sikap Militer Tunduk kepada Sipil Dinilai Sudah Kebablasan

PANGLIMA TNI JADIKAN KEBERSAMAAN TNI DAN POLRI SEBAGAI DENYUT DALAM PENGABDIAN - Pendidikan ini mengandung arti sebuah kebersamaan, kekompakan, rasa setia kawan, senasib dan seperjuangan, maka jadikan kebersamaan antara TNI dengan Polri dalam denyut pengabdianmu kelak. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Wisuda Prajurit dan Bhayangkara Akademi TNI dan Akpol sebanyak 800 orang, di Lapangan Upacara Sapta Marga Akmil Magelang, Jawa Tengah, Selasa (3/11/2015). TRIBUNNEWS/Puspen TNI

 Sikap militer yang sudah terlalu tunduk kepada sipil dinilai sudah kebablasan. Karena itu sekarang tidak perlu melakukan reformasi lagi di tubuh TNI, sebaliknya kalangan sipil yang harus direformasi. "Lihat saja sekarang ini ada Prajurit TNI yang tunduk pada otoritas bandara dan pelabuhan, karena dia bertugas sebagai satpam di situ. Perilaku seperti ini jelas harus diluruskan," ujar Kepala Staf Umum (Kasum) TNI 2011-2012 Letnan Jenderal Purnawirawan J Suryo Prabowo dalam pernyataannya, Kamis(19/11/2015).

Menurut Suryo Prabowo rasanya berlebihan apabila banyak pihak saat ini mempertanyakan realisasi dari reformasi TNI. Secara faktual, lanjut Suryo Prabowo reformasi di tubuh TNI sudah tuntas.

"Sepertinya berlebihan, bila hari gini masih ada yang mempertanyakan realisasi dari reformasi TNI. Secara faktual Reformasi TNI ini sudah tuntas," ujar Suryo Prabowo.

Lebih jauh Suryo Prabowo menjelaskan penilaian dirinya terhadap sudah tuntasnya reformasi TNI bukan penilaian subjektif semata. Sebelumnya,kata dia Presiden keenam SBY sudah menyebut hal tersebut.


"Itu (reformasi di TNI sudah tuntas, red) bukan penilaian subyektif saya, melainkan penilaian Presiden SBY setahun lalu saat HUT TNI. Saat itu ditegaskan bahwa Reformasi TNI dapat diselesaikan dan dituntaskan,"ujarnya.

Menurut Mantan Pangdam Jaya ini, bila reformasi hanya diartikan tunduknya militer pada otoritas sipil, maka TNI sudah berperilaku lebih dari itu. Malah sudah kebablasan. Peraih Adhi Makayasa 1986 ini menambahkan sekarang ini yang perlu direformasi justru pemerintah (otoritas sipil) di pusat dan di daerah yang senang bergaya militeristik.

Hal seperti ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja agar mereka tidak menyalahgunakan TNI untuk melindungi kekuasaannya, dan tidak seenaknya minta TNI untuk menyelesaikan tugas-tugas kementeriannya yang terbengkalai.

"TNI itu alat negara. Bukan alatnya menteri. Bukan juga alatnya gubernur yang bisa seenaknya diperintah seperti Satpol PP untuk ngawal truk sampah," pungkas Suryo.


 Tribunnews

Sunday, 11 October 2015

Prajurit TNI Peringati HUT TNI ke-70 di Afrika

Kontingen Garuda

Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-B/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) Central African Republic (CAR) melaksanakan Upacara HUT TNI ke-70 tahun 2015, bertempat di lapangan upacara Garuda Camp (Indoengcoy Camp) di Mpoko- Bangui, Afrika Tengah, beberapa waktu lalu. Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Denden Sumarlin S.E, dengan Komandan Upacara Lettu Czi Suratmin, yang sehari-hari menjabat sebagai Danton Alber 2 Satgas Kizi TNI.
 
Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-B/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) Central African Republic (CAR) melaksanakan Upacara HUT TNI ke-70 tahun 2015, bertempat di lapangan upacara Garuda Camp (Indoengcoy Camp) di Mpoko- Bangui, Afrika Tengah, beberapa waktu lalu. Bertindak selaku Inspektur Upacara Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Denden Sumarlin S.E, dengan Komandan Upacara Lettu Czi Suratmin, yang sehari-hari menjabat sebagai Danton Alber 2 Satgas Kizi TNI.


Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-B/Minusca TNI Letkol Czi Denden Sumarlin S.E menyampaikan ucapan selamat hari jadi kepada seluruh personel TNI dimanapun berada dan bertugas.


Lebih lanjut Presiden RI menyampaikan, bahwa TNI lahir dari rahim rakyat. Oleh sebab itu, TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat, bahkan bersama rakyat, TNI menjadi kuat. Kesejahteraan prajurit TNI juga menjadi salah satu perhatian Presiden, disebutkan bahwa pemerintah akan memperhatikan kesejahteraan prajurit TNI, termasuk mereka yang bertugas di perbatasan dan daerah terpencil dan terisolir.

Upacara HUT TNI ke-70 di Ibu Kota negara Central Afrika ini dihadiri oleh Komandan Kontingen TNI di Central Africa, Kolonel Czi IGBN Tedja Sukma Eka Putra, beberapa Perwira Millops / Milstaf HQ Minusca, seluruh Perwira Satgas dan seluruh personel Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-B/Minusca. Usai upacara, dilaksanakan pemotongan tumpeng, foto bersama dan diakhiri acara ramah tamah.

Tribunnews