Showing posts with label Marinir (TNI AL). Show all posts
Showing posts with label Marinir (TNI AL). Show all posts

Saturday, 14 November 2015

Prajurit Marinir Saat Latihan Renang Tempur


Ratusan anggota Batalyon Infantri-10 Marinir yang dipimpin sang komandan, Mayor (Mar) Nioko Budi Legowo Harumbintoro melakukan latihan renang tempur. Latihan ini berlangsung di Pantai Melur Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/11/2015).

Mayor Nioko mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membina kemampuan renang prajurit Yonif-10 Marinir sebagai pasukan garda terdepan. Seusai melaksanakan renang dengan menggunakan senjata, dilanjutkan dengan menembak dengan senjata yang dipakai renang. Hasil yang didapat, senjata tersebut tidak mengalami masalah dan dapat dipergunakan untuk menembak.

Anggota Yonif-10 Marinir TNI AL. (Dispen Kormar)

Kegiatan yang diikuti seluruh prajurit Yonif-10 Marinir tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan masing-masing kompi tanpa menggunakan senjata. Sementara tahap kedua dilaksanakan secara bersamaan satu batalyon dengan menggunakan senjata dengan menempuh jarak sejauh 600 meter.


Batam adalah salah satu kota penting dan strategis di Indonesia karena kota ini langsung berbatasan dengan Singapura. Kota ini juga setiap menit dilewati kapal-kapal barang dan kapal angkut lainnya yang hendak melintas ke Selat Malaka. Untuk membuat Batam aman dari segala gangguan Batalyon Infanteri 10/Marinir yang bermarkas di Pulau Setoko, Batam Provinsi Kepulauan Riau, selalu menjaga kesiapan mereka di tingkat tertinggi.

Thursday, 29 October 2015

Pangarmatim Terima Kunjungan Delegasi AL Peru

Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menerima kunjungan kerja delegasi Angkatan Laut Republik Peru di Markas Pangarmatim, Gedung Laksamana Nala, Mako Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa (27/10). (Dispen Koarmatim)

Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menerima kunjungan kerja delegasi Angkatan Laut Republik Peru di Markas Pangarmatim, Gedung Laksamana Nala, Mako Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa.
   
Dalam kunjungan itu, delegasi Angkatan Laut Republik Peru Captain De Navio Juan Alberto Caravedo Miyahira, Head of Peruvian Shipyard, didampingi Atase Pertahanan Peru Captain Jose Caprero.
   
Sementara itu, Pangarmatim didampingi Kepala Staf Koarmatim Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, dan para Asisten Pangarmatim.
   
"Kunjungan itu bertujuan untuk melihat dari dekat salah satu kapal perang jenis LPD yang memperkuat jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur, yakni KRI Surabaya-591," kata Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.
   
Setelah pertukaran cinderamata dan foto bersama dengan latar belakang Monumen Jalesveva Jayamahe dan KRI Surabaya-591, delegasi Angkatan Laut  Peru berkunjung ke KRI Surabaya-591 yang sedang merapat di Dermaga Madura Koarmatim Ujung Surabaya.
   
Sebelumnya (22/10), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Fransen G. Siahaan melepas keberangkatan 1.000 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel.
   
Satgas itu menggantikan 1.059 personel satgas yang terdiri dari satu Batalyon 330/Linud-17/Kostrad dan Armed-10/Kostrad (TNI AD), Marinir (TNI AL) dan Paskhas (TNI AU) yang telah bertugas sejak September 2015.
   
Dalam pelepasan di Taxi Way Halim Perdanakusuma Jakarta itu, ke-1.000 Prajurit TNI tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Deddy Sumiadi yang sehari-hari menjabat Aster Divisi-1/Kostrad.
   
Seribuan prajurit itu terdiri dari dua SSY Kostrad 660 personel, satu SSY Marinir 330 personel dan 10 personel dari kelompok Komando Kostrad.
   
"Mereka bertugas selama 1,5 bulan hingga dua bulan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan," kata Kabid Penum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G.