Showing posts with label Kostrad (TNI AD). Show all posts
Showing posts with label Kostrad (TNI AD). Show all posts

Saturday, 14 November 2015

Prajurit Taipur Miliki Kemampuan Operasi di Rawa, Laut, Gunung, Hutan dan Kota

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menutup latihan pembentukan Taipur VI Kostrad 2015, di Lapangan Subdenharlat Kostrad Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (13/11/2015). Pada kesempatan itu, Pangkostrad menyematkan Brevet Kehormatan Pengintai Tempur (Taipur) kepada sejumlah perwira TNI AD. PUSPEN TNI

Tujuan pembentukan Taipur adalah untuk melatih dan membentuk prajurit satuan jajaran Kostrad menjadi prajurit yang memiliki kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas operasi di berbagai bentuk medan baik di rawa laut, hutan gunung dan perkotaan.

Demikian dikatakan Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi pada upacara penutupan Latihan Pembentukan Taipur VI Kostrad 2015, di Lapangan Subdenharlat Kostrad Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (13/11/2015).

“Sasaran yang ingin dicapai adalah terwujudnya prajurit Taipur Kostrad yang memiliki kemampuan khusus dalam melaksanakan tugas operasi lawan gerilya, pertempuran pemukiman dan perkotaan, pertempuran jarak dekat, tugas intelijen Sandhi Yudha serta intelijen tempur aspek laut”, ujar Letjen TNI Edy Rahmayadi dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com.

Pada kesempatan ini Pangkostrad menyematkan Brevet Kehormatan Pengintai Tempur (Taipur) kepada Kaskostrad Mayjen TNI Meris Wiryadi, Pangdam 1/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Sudirman, Kasdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Agus Suhardi, Waaspam Kasad Brigjen TNI Ilyas Alamsyah, Kasgartap 1 Jakarta Brigjen TNI Pandit Sembiring, Irkostrad Kolonel Inf Besar Harto Karyawan, Koorsahli Gol. IV Pangkostrad Kolonel Inf Josias Mamuko, Asren Kostrad Kolonel Inf Chanlan Adilane, Asops Kaskostrad Kolonel Inf Dwi Darmadi, Aspers Kaskostrad Kolonel Inf Yudianto Putrajaya, Aslog Kaskostrad Kolonel Inf Joni Pardede, Aster Kaskostrad Kolonel Inf Bahram, Pabansisdik Sdirdik Kodiklat TNI AD Kolonel Inf Yufti Senjaya dan Dirbinlitbang Pussennif Kodiklat TNI AD Kolonel Inf Ikram Papuntungan.


Menhan RI Ryamizard Ryacudu adalah penggagas sekaligus pendiri satuan Taipur pada Tahun 2001, pada saat menjabat sebagai Panglima Kostrad.


Tujuannya agar Kostrad memiliki satuan khusus dengan kualifikasi khusus yang mampu melaksanakan operasi pengintaian dan eksekusi langsung di sasaran.

Saat ini Kostrad telah memiliki satuan tempur yang berkualifikasi khusus, yaitu Satuan Para Raider, Satuan Raider dan satuan Taipur.
 

Pembentukan Taipur ke-6 Tahun 2015 ini berjalan selama 6 bulan, dimana sebelumnya telah di awali dengan pembentukan Taipur ke-1 pada Tahun 2001, pembentukan Taipur ke-2 Tahun 2002, Taipur ke-3 Tahun 2003, Taipur ke-4 Tahun 2004, Taipur ke-5 Tahun 2009 dan Taipur ke-6 Tahun 2015.

Satuan Taipur tersebut selain memiliki kemampuan tempur khusus juga dilengkapi dengan peralatan tempur khusus, seperti alat selam tempur close circuit, kendaraan bawah air dan berbagai jenis senjata canggih lainnya.



Thursday, 29 October 2015

Pangarmatim Terima Kunjungan Delegasi AL Peru

Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menerima kunjungan kerja delegasi Angkatan Laut Republik Peru di Markas Pangarmatim, Gedung Laksamana Nala, Mako Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa (27/10). (Dispen Koarmatim)

Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto menerima kunjungan kerja delegasi Angkatan Laut Republik Peru di Markas Pangarmatim, Gedung Laksamana Nala, Mako Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa.
   
Dalam kunjungan itu, delegasi Angkatan Laut Republik Peru Captain De Navio Juan Alberto Caravedo Miyahira, Head of Peruvian Shipyard, didampingi Atase Pertahanan Peru Captain Jose Caprero.
   
Sementara itu, Pangarmatim didampingi Kepala Staf Koarmatim Laksamana Pertama TNI Mintoro Yulianto, dan para Asisten Pangarmatim.
   
"Kunjungan itu bertujuan untuk melihat dari dekat salah satu kapal perang jenis LPD yang memperkuat jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur, yakni KRI Surabaya-591," kata Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.
   
Setelah pertukaran cinderamata dan foto bersama dengan latar belakang Monumen Jalesveva Jayamahe dan KRI Surabaya-591, delegasi Angkatan Laut  Peru berkunjung ke KRI Surabaya-591 yang sedang merapat di Dermaga Madura Koarmatim Ujung Surabaya.
   
Sebelumnya (22/10), Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo diwakili Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Fransen G. Siahaan melepas keberangkatan 1.000 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Sumsel.
   
Satgas itu menggantikan 1.059 personel satgas yang terdiri dari satu Batalyon 330/Linud-17/Kostrad dan Armed-10/Kostrad (TNI AD), Marinir (TNI AL) dan Paskhas (TNI AU) yang telah bertugas sejak September 2015.
   
Dalam pelepasan di Taxi Way Halim Perdanakusuma Jakarta itu, ke-1.000 Prajurit TNI tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Deddy Sumiadi yang sehari-hari menjabat Aster Divisi-1/Kostrad.
   
Seribuan prajurit itu terdiri dari dua SSY Kostrad 660 personel, satu SSY Marinir 330 personel dan 10 personel dari kelompok Komando Kostrad.
   
"Mereka bertugas selama 1,5 bulan hingga dua bulan sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan," kata Kabid Penum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G.