Ratusan anggota Batalyon Infantri-10 Marinir yang dipimpin sang komandan, Mayor (Mar) Nioko Budi Legowo Harumbintoro melakukan latihan renang tempur. Latihan ini berlangsung di Pantai Melur Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/11/2015).
Mayor Nioko mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka membina kemampuan renang prajurit Yonif-10 Marinir sebagai pasukan garda terdepan. Seusai melaksanakan renang dengan menggunakan senjata, dilanjutkan dengan menembak dengan senjata yang dipakai renang. Hasil yang didapat, senjata tersebut tidak mengalami masalah dan dapat dipergunakan untuk menembak.
Anggota Yonif-10 Marinir TNI AL. (Dispen Kormar)
Kegiatan yang diikuti seluruh prajurit Yonif-10 Marinir tersebut dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan masing-masing kompi tanpa menggunakan senjata. Sementara tahap kedua dilaksanakan secara bersamaan satu batalyon dengan menggunakan senjata dengan menempuh jarak sejauh 600 meter.
Batam adalah salah satu kota penting dan strategis di Indonesia karena kota ini langsung berbatasan dengan Singapura. Kota ini juga setiap menit dilewati kapal-kapal barang dan kapal angkut lainnya yang hendak melintas ke Selat Malaka. Untuk membuat Batam aman dari segala gangguan Batalyon Infanteri 10/Marinir yang bermarkas di Pulau Setoko, Batam Provinsi Kepulauan Riau, selalu menjaga kesiapan mereka di tingkat tertinggi.
No comments:
Post a Comment