Showing posts with label pasukan Reaksi Cepat TNI AL. Show all posts
Showing posts with label pasukan Reaksi Cepat TNI AL. Show all posts

Wednesday, 11 November 2015

TNI AL Lumpuhkan 5 Perompak di Kaki Gunung Salak

Ilustrasi: Perompak kapal yang ditangkap tim khusus Koarmabar TNI AL. 

Pasukan reaksi cepat Komando Armabar TNI AL atau WQFR menangkap lima anggota kawanan Waskim, sindikat besar perompak yang biasa beraksi di Selat Malaka. Kelima tersangka ini ditangkap di kaki Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu (11/11/2015) sekitar pukul 09.15 WIB.

"Satu dari lima pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melawan petugas," kata Kadispenal Laksma M Zainudin kepada Tribunnews, beberapa saat lalu.
Zainudin menambahkan, dalam operasi ini ada satu orang yang berhasil meloloskan diri masuk ke hutan Gunung Salak.

"Kini dalam pengejaran petugas," tambahnya. Sebelumnya, TNI AL juga sudah menangkap Gayor, anggota kelompok Waskim lainnya di Batam.

Kelompok Waskim adalah sindikat spesialis kejahatan pengambilan sparepart di atas kapal dengan menggunakan kekerasan.

Lokasi operasi mereka berpindah-pindah, tergantung situasi rapat tidaknya keamanan. "Lokasi operasi di perairan Selat Malaka, Perairan Dumai dan Perairan Teluk Jakarta," ujar Laksma TNI Zainudin.

Selama ini, lanjut Kadispenal, ada dua sindikat besar yang beraksi di Selat Malaka, yaitu Sindikat M. Zakir dan Sindikat Waskim.

"Jaringan Waskim sudah berhasil dibongkar oleh Tim WFQR, mulai dari pelaku-pelaku yang selalu beraksi di kapal, gudang tempat penyimpanan barang hasil kejahatan, serta penadah barang yang berada di wilayah Jakarta," ujar perwira bintang satu ini.

Saturday, 24 October 2015

Operasi Pasukan Reaksi Cepat TNI AL di Pulau Parit

Lokasi penangkapan Marwan, anggota kelompok Zakir, perompak kapal MV Merlin.

Tim khusus dari Komando Armada Barat TNI AL atau Western Fleet Quick Response (WFQR) kembali menangkap seorang perompak di Pulau Parit, Kepri, Jumat sore (23/10/2015).

Perompak ini merupakan anggota kawanan Zakir yang ditangkap sehari sebelumnya di tempat yang sama.

Kawanan Zakir ini merupakan pelaku perompakan MV Merlin yang berbendera Marshall Island, beberapa waktu lalu.

“Pelaku yang ditangkap sore tadi bernama Marwan. Dia ditangkap di atas bukit di Pulau Parit setelah dikepung pasukan reaksi cepat Armabar dari Lanal Tanjung Balai Karimun,” kata Kadispenal Laksamana Pertama M Zainudin kepada Tribunnews.com, Jumat (23/10/2015).

Kelompok Zakir ini sementara diketahui beranggotakan empat orang. Dua di antaranya yakni Zakir sendiri dan Marwan sudah ditangkap.

“Sedangkan dua lagi disinyalir sudah berada di Pulau Jawa. Mereka sedang diburu oleh Detasemen Intel Armada Barat,” tandas Zainudin.

Seperti diberitakan Tribunnews, Kamis (22/10/2015) kemarin, tim khusus dari Komando Armada Barat TNI AL atau Western Fleet Quick Response (WFQR) kembali menangkap kawanan perompak yang biasa beraksi di laut.

Tim WFQR dari Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) kali ini menggulung para pelaku kejahatan di Pulau Parit, Karimun, Kepri, 22/10/2015.